Published June 1st, 2008
Aku Akan Mencinta…
“Wajahnya mirip!” Penggalan kata tersebut sering terdengar. Membuat bibir tersenyum senang, tersungging geli. Entah benar atau sekedar basa basi, biarlah! Yang penting aku bahagia. Dan kau pun seolah tahu, tertawa lebar dengan pelukan erat.
Kau lihat? Wajah kita jelas sekali berbeda. Mataku bulat hitam, sedangkan kau coklat sipit. Kuliku coklat sawo matang, sedangkan kau putih bersih. Hidung tak sama, lekuk garis pun tak serupa. Jelas kita tak mirip.
Kita Mirip? Ya, mungkin saja. Orang melihat kita telah menjadi mirip. Terbentuk oleh ritme kehidupan yang sama. (more…)

