Archive for November 4th, 2008


Published November 4th, 2008

Concrete Life

Masih teringat dikepala, bagaimana bapak saya mengajarkan untuk menjadi manusia yang bisa dipegang omongannya. Bagaimana beliau mengajarkan dan mendidik menjadi true gentleman, dimana beliau selalu berkata, “laki-laki yang dipegang hanya kata-katanya”. Dari prinsip sederhana inilah saya menjalankan bahtera kehidupan sebagai seorang sarjana sipil kecil di dunia masyarakat konstruksi di Indonesia.

(more…)

Published November 4th, 2008

Renungan Harian

Tadi pagi tante Noek cari aku. Ada apa ya? Kadang aku suka bingung kalo’ musti ngeraba-raba gini. Jujur aja sekarang aku udah pasrah, cuma doa yang aku andalkan. Habis musti gimana…

Masalahnya kalo’ yg setengah-setengah itu aku mikirnya gini lho… aku lagi berandai-andai nih… misalnya nanti aku jadi pisah bbrp bln dari suamiku krn dia hrs ke LK, mungkin bisa aku paksakan, menyisihkan uang utk dibagi-bagi dari jatahku. Tapi masalahnya hal itu sampai kapan? Apa sampai tua, sampai suamiku pensiun… terus apa kalo gaji suamiku 20 jt, yang separo itu hrs dibagi-bagi? Buat siapa aja? Ahh, cape deh… mikirnya.

(more…)

Published November 4th, 2008

Swasembada Syukur

Waktu kita sedang dalam kesulitan, sering datang nasihat dari orang terdekat untuk berhenti melihat ke atas, tapi melihatlah ke bawah.

Saat kita terpaksa makan tempe padahal biasanya minimal bisa makan telur, kita diminta ingat pada mereka yang tidak bisa makan sama sekali.

Saat kita sakit flu, kita diminta tetap bersyukur karena di sekitar banyak orang yang penyakitnya lebih parah.
(more…)