adakah….
adakah yang mau menolongku lepas dari kesunyian malamku?
adakah yang bersedia membuatku lepas dari kejenuhanku senjaku?
adakah yang sanggup membawaku terbang ke langit ketujuh bersama malaikutku?
adakah yang akan mengerti betapa rindu hati ini
pada sentuhan embun pagi
pada belaian kehangatan malam bersemi
pada keagungan sang Ilahi mengejar mimpi
adakah yang mengerti merindunya jiwa ini
telah sampai pada ujung penantian hari
dan aku lelah menanti hari berganti
membawakanku seuntaian senyum dari ibu pertiwi
yang lama telah mati terpuruk benci
para pencari nafsu duniawi
dan lagi dan lagi
aku terpuruk dalam sunyiku sendiri
adakah yang ingin membawaku pergi melintasi mimpi?
Bekasi, 15 Juni 2008
Minggu, 10.15′


June 15th, 2008 at 11:14 am
ku tak mampu tuk membantu mu
tapi aku berjanji akan menemani mu
asyik tulisannya
June 16th, 2008 at 10:00 am
malam memang gelap tanpa rembulan
gelap memang pekat tanpa bintang
manusia adalah manusia,
bukan malam atau siang.
tak perlu kau menunggu bulan
tak perlu kau menanti bintang
tak perlu juga kau bergantung pada mentari
karena engkaulah matahari
kesunyian hanya melanda pada manusia
yang menganggap dirinya gelap
tak mampu menyinari sesama
ayolah bersinar,
tuntaskan penamu menjalar
tak perlu diragukan lagi,
kaulah mentari.
bukan hanya dirimu sendiri terhangatkan,
tapi teman, kerabat, handaitolan, dunia kau cerahkan.