<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: bersepeda</title>
	<atom:link href="http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk</link>
	<description>Komunitas PENULIS HEBAT</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 09:20:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: dosomuko</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-976</link>
		<dc:creator>dosomuko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 07:54:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-976</guid>
		<description>untuk pengalam bersepeda yang anda tulis cukup lumayan, "namanya juga belajar menulis", wajar kalau ada kritik dan saran, teruskan lagi menulisnya pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk pengalam bersepeda yang anda tulis cukup lumayan, &#8220;namanya juga belajar menulis&#8221;, wajar kalau ada kritik dan saran, teruskan lagi menulisnya pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kinoysan</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-441</link>
		<dc:creator>Kinoysan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 13:50:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-441</guid>
		<description>Judul nggak oke, kayak gini nih yang bikin pembaca males duluan dan editor di manapun suka ogah bacanya.... akan lebih sip kalo ‘MAU SEHAT DAN HEMAT?! IKUTIN GUE!’

Baru deh pembaca penasaran apaan ya? Padahal pas dibaca ya bersepeda.

Uraian bahasanya masih berat ya, dan nggak ada yang menarik from this text. Flat aja. Semua tentang susahnya bersepeda, malunya bersepeda... ngapain? Orang udah tahu soal itu... agak nggak masuk akal juga dikemukakan sepeda susah, malu... karena menurut judul mengajak bersepeda, harusnya bersepeda is fun. Seneng-seneng. 

Dan itu yang mestinya anda tunjukkan. Nggak malah sebaliknya. Akan seru banget kalau misalnya dengan bersepeda si tokoh ini ketemu sobat lama, bisa beli motor setelah setahun nggak kena transport karena bersepeda, dll. harus argumentasi yang kuat agar orang mau bersepeda. 

Jangan bikin sesuatu yang negatif. Orang nggak suka itu. Baik untuk tulisan atau tayangan. Harus sesuatu yang baik. Boleh miskin, susah-susah dulu, tapi akhirnya harus have fun dan happy ending. Atau kalau mau sedih, total yang dramatis sekalian. 

Tapi mesti sinkron, selaras antara judul dan isi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Judul nggak oke, kayak gini nih yang bikin pembaca males duluan dan editor di manapun suka ogah bacanya&#8230;. akan lebih sip kalo ‘MAU SEHAT DAN HEMAT?! IKUTIN GUE!’</p>
<p>Baru deh pembaca penasaran apaan ya? Padahal pas dibaca ya bersepeda.</p>
<p>Uraian bahasanya masih berat ya, dan nggak ada yang menarik from this text. Flat aja. Semua tentang susahnya bersepeda, malunya bersepeda&#8230; ngapain? Orang udah tahu soal itu&#8230; agak nggak masuk akal juga dikemukakan sepeda susah, malu&#8230; karena menurut judul mengajak bersepeda, harusnya bersepeda is fun. Seneng-seneng. </p>
<p>Dan itu yang mestinya anda tunjukkan. Nggak malah sebaliknya. Akan seru banget kalau misalnya dengan bersepeda si tokoh ini ketemu sobat lama, bisa beli motor setelah setahun nggak kena transport karena bersepeda, dll. harus argumentasi yang kuat agar orang mau bersepeda. </p>
<p>Jangan bikin sesuatu yang negatif. Orang nggak suka itu. Baik untuk tulisan atau tayangan. Harus sesuatu yang baik. Boleh miskin, susah-susah dulu, tapi akhirnya harus have fun dan happy ending. Atau kalau mau sedih, total yang dramatis sekalian. </p>
<p>Tapi mesti sinkron, selaras antara judul dan isi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ketokmoto</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-421</link>
		<dc:creator>ketokmoto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 03:29:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-421</guid>
		<description>menanggapi tulisan,... Keprihatinan yang sangat langka sekali, yang mungkin bisa kita tiru,.... kalau baca tulisannya, pasti orang ini adalah sosok yang bersahaja, menyukai kesederhanaan, mungkin juga makanan kesukaannya paling singkong rebus he...he...he.., 
ya... nulis terus pak,... semoga sukses selalu,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menanggapi tulisan,&#8230; Keprihatinan yang sangat langka sekali, yang mungkin bisa kita tiru,&#8230;. kalau baca tulisannya, pasti orang ini adalah sosok yang bersahaja, menyukai kesederhanaan, mungkin juga makanan kesukaannya paling singkong rebus he&#8230;he&#8230;he..,<br />
ya&#8230; nulis terus pak,&#8230; semoga sukses selalu,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: white carnation</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-412</link>
		<dc:creator>white carnation</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 03:45:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-412</guid>
		<description>Pengalaman bersepedanya menarik apalagi kalau Bung kembangkan lalu jadi sepanjang cerpen barangkali bisa diterbitkan (kan pengalaman bersepedanya sudah banyak, 3 tahun).  Atau dibukukan sekalian.  Kalau banyak yang baca pemerintah bisa tergerak bikin jalur khusus untuk sepeda seperti di luar negeri (Jerman misalnya).
Isi tulisan bagus(kegembiraan bersepeda karena saya punya pengalaman 'gerah' bersepeda waktu saya bersepeda di jl gunung sahari).  Kalau mengenai alinea, tanda baca dll saya tidak berkompeten berkomentar, banyak yang lebih mengerti.

Selamat menulis dan Bersepeda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman bersepedanya menarik apalagi kalau Bung kembangkan lalu jadi sepanjang cerpen barangkali bisa diterbitkan (kan pengalaman bersepedanya sudah banyak, 3 tahun).  Atau dibukukan sekalian.  Kalau banyak yang baca pemerintah bisa tergerak bikin jalur khusus untuk sepeda seperti di luar negeri (Jerman misalnya).<br />
Isi tulisan bagus(kegembiraan bersepeda karena saya punya pengalaman &#8216;gerah&#8217; bersepeda waktu saya bersepeda di jl gunung sahari).  Kalau mengenai alinea, tanda baca dll saya tidak berkompeten berkomentar, banyak yang lebih mengerti.</p>
<p>Selamat menulis dan Bersepeda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sunlita Citra Tanggyono</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-392</link>
		<dc:creator>Sunlita Citra Tanggyono</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 09:53:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-392</guid>
		<description>Cukup inspiratif, namun yang menginspirasi harus dapat lebih santai lagi. Santaikan pundakmu dan mulailah menulis karya-karya selanjutnya. Selamat menulis! (Jangan 'terpaksa' menulis ya!)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cukup inspiratif, namun yang menginspirasi harus dapat lebih santai lagi. Santaikan pundakmu dan mulailah menulis karya-karya selanjutnya. Selamat menulis! (Jangan &#8216;terpaksa&#8217; menulis ya!)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lita</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-382</link>
		<dc:creator>lita</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 10:32:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-382</guid>
		<description>Menambahi komentar Sal: 
- penggunaan tanda baca titik dan koma sebaiknya lebih diperhatikan.
- paragrap empat, kata 'pagi' dihilangkan saja. 
Bersepeda sangat beresiko saat musim hujan. Cukup berat menggenjot pedal di tengah guyuran air hujan. Apalagi bila kebetulan melintasi genangan air.
Kaya'nya lebih enak (atau cuma perasaan saya saja ya? hehehe..)

Eh, jangan kapok posting tulisan  hanya gara-gara komentar saya lohhh... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menambahi komentar Sal:<br />
- penggunaan tanda baca titik dan koma sebaiknya lebih diperhatikan.<br />
- paragrap empat, kata &#8216;pagi&#8217; dihilangkan saja.<br />
Bersepeda sangat beresiko saat musim hujan. Cukup berat menggenjot pedal di tengah guyuran air hujan. Apalagi bila kebetulan melintasi genangan air.<br />
Kaya&#8217;nya lebih enak (atau cuma perasaan saya saja ya? hehehe..)</p>
<p>Eh, jangan kapok posting tulisan  hanya gara-gara komentar saya lohhh&#8230; <img src='http://blog.belajarmenulis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: salwangga</title>
		<link>http://blog.belajarmenulis.com/bersepeda-yuk#comment-374</link>
		<dc:creator>salwangga</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 07:32:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.belajarmenulis.com/?p=234#comment-374</guid>
		<description>pertama, saya komentar tentang cara posting tulisan ini. hendaknya di post menjadi dua bagian. sehingga tidak langsung penuh dari atas kebawah, melainkan cukup paragraph pembuka. tentang cara, coba aja klik "cara mengirim tulisan".

tulisan cukup runtut, meski terkesan berputar-putar. dan, pengalaman pribadi mengesankan. bocor ban, nyelip-nyelip, sampai jalan lawan arah. banyak seninya ternyata.

pesan yang disampaian juga sudah nyampe. hanya saja gregetnya jadi berkurang saat saya membaca paragraph terakhir "karena keterpaksaan".

sip, sukses. menulis terus ya... ditunggu postingan berikutnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pertama, saya komentar tentang cara posting tulisan ini. hendaknya di post menjadi dua bagian. sehingga tidak langsung penuh dari atas kebawah, melainkan cukup paragraph pembuka. tentang cara, coba aja klik &#8220;cara mengirim tulisan&#8221;.</p>
<p>tulisan cukup runtut, meski terkesan berputar-putar. dan, pengalaman pribadi mengesankan. bocor ban, nyelip-nyelip, sampai jalan lawan arah. banyak seninya ternyata.</p>
<p>pesan yang disampaian juga sudah nyampe. hanya saja gregetnya jadi berkurang saat saya membaca paragraph terakhir &#8220;karena keterpaksaan&#8221;.</p>
<p>sip, sukses. menulis terus ya&#8230; ditunggu postingan berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
