Archive for the ‘Sya’


Published October 2nd, 2007

Dukung Aku dan Dapatkan Hadiahnya !

Beberapa waktu lalu kan aku ikutan IBC (Inspiring Blog Competition) 2007 yang diadakan oleh innova book. Tadi iseng-iseng ngecek ke webnya, ternyata ada namaku dan 14 tulisanku yang masuk ke daftar Naskah yang lolos ke babak komentar dan polling. (more…)

Published August 24th, 2007

Mensyukuri AnugerahNya

“Hanya 7 minggu dia berada di kandungan istriku..” kata Anto, teman kantorku lesu. Wajahnya yang beberapa hari lalu terlihat ceria dan selalu sumringah karena kabar istrinya yang sedang hamil, kini telah berubah 180 derajat. Kembali dia dirundung duka. Untuk kedua kalinya istrinya kini mengalami keguguran lagi. Keguguran yang pertama kurang lebih setahun yang lalu. Belum hilang rasa sedih dan trauma yang dialami Anto dan Istrinya , kini hal itu harus terulang lagi. “Sabar ya..” hanya nasehat klise yang mampu kukeluarkan dari mulutku. (more…)

Published August 23rd, 2007

DIA hadirkan lagi “seseorang yang istimewa” kepada kami

Masih ingatkah kejadian menghebohkan beberapa tahun lalu?. Ketika seorang bapak menggendong anak perempuannya yang sudah meninggal di dalam KRL tujuan Bogor?. Karena si Bapak yang seorang pemulung itu tak mampu membayar uang sewa mobil ambulance, maka beliau memilih untuk membawa anaknya dengan cara digendong.
Banyak pihak yang menyayangkan pihak rumah sakit yang tidak mau menolong si Bapak. Banyak pula yang lalu bersimpati kepada Bapak pemulung dan keluarganya, bahkan akhirnya ada orang yang mau memberi rumah dan pekerjaan kepada pemulung itu. Syukurlah kalau happy ending. (more…)

Published August 20th, 2007

Life Isn’t Only For A Bread

Pagi itu saya begitu terburu-buru berangkat kerja. Saya baru menyadari kalau dompet beserta seluruh isinya tertinggal di rumah ketika saya sudah sampai di stasiun Depok Lama. Untung tadi masih ada uang tiga ribu rupiah yang tertinggal di dalam tas, sehingga saya bisa membayar ongkos angkotnya.

Setiba di depan loket stasiun, saya hanya termenung. Tak tahu musti berbuat apa. Tak ada satu rupiahpun di dalam tas. Mau beli tiket kereta tidak bisa, mau pulangpun tidak ada ongkosnya. (more…)

Published August 20th, 2007

Wanita Tua Yang Selalu Mendatangiku

    Hampir setiap bulan wanita tua itu selalu datang ke rumahku. Awalnya, dia datang untuk mencari pekerjaan. Tetapi karena di rumahku sudah ada asisten, maka aku menolaknya. Dia adalah seorang wanita tua berumur kurang lebih 60 tahun, sudah Janda sejak beberapa tahun yang lalu. Dia seumuran dengan Ibuku. Perawakannya pun hampir mirip dengan Ibuku. Apalagi caranya berjalan yang kadang terlihat agak terpincang-pincang, mengingatkanku kepada Ibu jika penyakit asam uratnya sedang kambuh. (more…)