Keeping Cool
Namanya hidup..senantiasa selalu ada tantangan dan halangan. Alhamdulillah, Allah menjadikan kita semua sebagai muslem. Menjadi muslem itu adalah suatu anugrah yang terindah. Dengan menjadi muslem…setiap tantangan dalam hidup akan menjadi suatu motivator, sedangkan halangan dalam kehidupan akan menjadikan diri ini semakin bersabar dan menjadikan keyakinan dan ketaqwaan kepada Allah semakin tinggi. Alhamdulillahh..
Stress..ya kadang-kadang, hampir bisa dipastikan sebagian besar manusia di dunia ini mengalami stress, termasuk juga muslems. Karena streess itu sendiri adalah suatu istilah untuk menggambarkan human’s reaction to a demand placed on it, pleasant or not. So gak hanya hal yang sedih saja buat kita strees, mau nikah kita juga bisa strees (namanya nervous), mau gajian juga stress (namanya bingung, mau buat bayar utang atau buat beli sesuatu).
Nah…disinilah kita akan merasakan betapa beruntungnya menjadi seorang muslim. Apapun kondisinya, nyaman ataupun tidak, kita akan senantiasa mampu bersyukur selalu kepada Allah. Hal ini dikarenakan aqidah yang telah kita pegang dan senantiasa menjadi standart dalam segala hal. Sebagai muslem, kita senantiasa berfikir bahwa dunia hanyalah a stepping stone to the ultimate destination (syurga). Ya sebagaimana seorang musafir, kalau sebelum sampai tujuan utamanya, maka musafir itu tidak akan pernah give up terhadap setiap halangan, rintangan dan tantangan selama perjalanan. Bahkan musafir itu akan menjadikan segala yang menimpanya selama diperjalanan sebagai semangat dan bekal agar dia sampai dengan selamat dan mendapatkan hal yang terbaik di tujuan utamanya nanti.
Lain halnya dengan orang kafir, bagi mereka dunia ini adalah tujuan utama mereka. Karena itu segala sesuatunya haruslah mereka dapatkan disini. Sehingga ini akan mempengaruhi sekali cara mereka dalam menyikapi segala hal dan terutama tentang arti dari kebahagian itu sendiri. Bagi mereka kebahagiaan itu hanyalah bisa dihubungkan dengan materi semata. Mereka akan bahagia kalau kaya dan bisa spend money sesukanya, mereka akan bahagia kalau bisa mendapatkan wanita yang cantik dan sexy, mereka akan bahagia kalau setiap orang menghormatinya dst.
Karena aqidah mereka seperti itu, maka tidak heran Negara Inggris yang terkenal dengan kekayaannya itu tingkat kebahagiannya sangat rendah sekali (sumber: aku belum lihat langsung hasil surveynya, ini dari Pak Hendra:D). Tingkat percerain di negri-negri barat sangat tinggi sekali dibandingkan dengan negri-negri muslem. Para wanita juga banyak yang mengalami depresi hanya gara-gara dia fat dan tidak cantik…Astaghfirullah.
Ini sangat berbeda dengan orang muslem, kebahagiaan baginya adalah keridhoan Allah. Kebahagiaan baginya adalah ketika dia mampu menundukkan emosinya dengan hukum syara’, kebahagiaan baginya adalah ketika dia mampu membelajankan hartanya dijalan Allah, kebahagiaan tertinggi baginya adalah ketika dia mampu menyerahkan Jiwa dan Raganya hanya untuk Islam, dan kemudian mati Sayhid, bahkan dia ingin kembali hidup agar bisa mati syahid kembali…subhanalloh.
So kemiskinan tidak akan menjadikan dia merana, keburukan tidak akan menurunkan kebanggaannya sebagai seorang muslem, ketidakadilan tidak akan menyisihkan dia dari jalan perjuangan, begitu pula dengan penghinaa dan penindasan….semua tidak akan menyurutkan dan membuat takut dirinya takut akan semua itu.
Bagi seorang muslim…segala sesuatu akan biasa saja, always no worrieslah. Yang membuat dirinya khawatir hanyalah kemurkaan Allah dan kondisi ummat Islam. Subhanalloh.
Be cool, terhadap permasalahan di dunia ini, InsyaAllah hal ini mudah bagi kita untuk menjalaninya karena we are muslim..Amien.
catatan Umix 22 August 07.

