KEGAGALAN BUKAN AKHIR SEGALANYA
Tidak dipungkiri bahwa roda kehidupan tidak semuanya berjalan mulus sesuai dengan cita-cita, harapan maupun keinginan kita. Kesemuanya ini terjadi karena campur tangan dari Allah SWT. Di saat kita mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan harapan, muncul perasaan sedih, kecewa bahkan dapat memicu stress. Padahal semua itu kalau kita sikapi dengan ikhlas belum tentu kegagalan tersebut membawa bencana bagi kita.
Sering kita baru menyadari adanya hikmah dibalik peristiwa yang menurut kacamata manusia mengecewakan. Sebagai contoh peristiwa yang dialami Tono yang begitu kecewa waktu ketinggalan pesawat karena terjebak macet. Namun apa yang terjadi ternyata pesawat yang seharusnya ditumpangi Tono mengalami kecelakaan dan tidak ada satu pun penumpang yang selamat. Contoh lain, Si Ali saat ini tidak putus-putusnya memanjatkan syukur ke hadirat Allah SWT karena tidak ikut terlibat kasus hukum yang menimpa temannya si Budi. Padahal setahun yang lalu Ali sempat uring-uringan karena atasannya lebih memilih Budi untuk mendapatkan promosi yang menurutnya lebih pantas dirinya menduduki jabatan tersebut. Ternyata kursi yang kelihatannya empuk di mata Ali tersebut berubah menjadi kursi panas yang menyeret si Budi harus berurusan dengan yang pihak berwajib.
Dua kasus diatas hanyalah segelintir dari ribuan bahkan mungkin jutaan kasus lainnya, yang menyadarkan kita bahwa ada rahasia dibalik keputusan Allah Yang Maha Kuasa. Artinya setiap jawaban dari doa yang kita pinta kepada Allah SWT, itulah yang terbaik bagi kita. Kalau menuruti hawa nafsu tentu kita berharap bahwa semua permintaan yang kita inginkan selalu dikabulkan oleh Allah SWT. Padahal belum tentu yang kita minta itu akan membawa berkah dalam kehidupan kita. Hal ini baru kita sadari setelah peristiwa-peristiwa sesudahnya terjadi yang menyadarkan kepada kita bahwa keputusan Allah SWT ternyata benar adanya.
Kita harus yakin dan percaya bahwa Allah SWT pasti akan mengabulkan setiap doa kita sepanjang doa tersebut berguna untuk kemaslahatan umat manusia. Hanya saja doa tersebut dikabulkannya bisa saja langsung terjadi di dunia ini atau kehidupan sesudahnya. Kadang Allah hanya menunda untuk mengabulkan doa umatnya sampai melihat kesiapan umat tersebut untuk menjalankan apa yang ingin diraihnya. Seperti rezeki yang kelihatannya seret dialami si Farhan walau dia sudah berusaha keras dan menjalankan ibadah serta doa yang tiada putusnya. Ternyata usaha yang digelutinya bertahun-tahun seperti jalan ditempat bahkan semakin mundur. Situasi ini tidak menyebabkan si Farhan berputus asa tetap bekerja keras dan rajin ibadah. Keyakinannya adalah Allah SWT belum mempercayai dia untuk mendapatkan rezeki yang berlimpah karena kalau belum siap dapat menjauhkannya dari agama. Buah kesabarannya Allah SWT memberikan rezeki yang besar saat si Farhan sudah siap dan memberikan peluru untuk semakin meningkatkan amal ibadahnya.
Hikmah yang dapat kita tarik dari tulisan singkat ini adalah kita harus yakin dan percaya apapun keputusan atau jawaban atas doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT, itulah yang terbaik bagi kita. Semua itu pasti ada rahasia yang terkandung di dalamnya yang sulit dijangkau oleh akal pikiran manusia. Untuk itu biasakanlah untuk selalu ikhlas dan bersyukur atas segala keputusan yang ditetapkan oleh Allah SWT. Yang terpenting bagi kita adalah jangan berputus asa, tetap semangat dan kerja keras. Tanamkan dalam diri kita beribadahlah sebanyak-banyak seolah-olah besok kita akan mati dan mencari rezeki sebanyak-banyaknya didunia seolah-olah kita akan hidup selamanya. Anggaplah kegagalan yang kita alami merupakan kesuksesan yang tertunda. Buang jauh-jauh sikap putus asa, apatis dan mudah menyerah karena kita harus meyakini bahwa Allah SWT mempunyai rahasia atas keputusannya yang menjadi hikmah akan kita petik di kemudian hari.


July 3rd, 2008 at 5:37 pm
Tulisan yang menyejukkan.. Tidak semua hal berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki. Pasrahkan saja kepada Sang Maha. Dia akan mengatur yang terbaik.
July 4th, 2008 at 1:07 am
artinya kalau sudah diatur, tidak ada kata ‘gagal’ dong..
Oh, apakah sekiranya kegagalan yang menjadi judul tulisan Pak Heri kali ini? diriku kurang paham…. =_=
July 4th, 2008 at 7:20 am
Thanks Lita dan Citra for your comment. Betul Allah SWT pasti memutuskan yang terbaik bagi kita. Insya Allah SWT dengan iktiar dan pasarah hidup menjadi nyaman.
Citra yang dimaksud kegagalan versi kita ada di paragraf pertama. Misalnya kita gagal mendapatkan pasangan hidup yang kita incar. Kecewa, frustasi berkecamuk di diri kita. Namun ternyata beberapa tahun kemudian ketahuan orang yang kita incar tersebut terbongkar tabiatnya yang tidak baik.
July 19th, 2008 at 6:38 pm
Bagus… Jadi Ingat pepatah “Man purpose, God dispose” Manusia merencanakan, Allah yang menentukan” Inilah rahasia Allah dan selalu ada hikmah dibaliknya, yang manusia tidak bisa memprediksinya.
SAlam
Lia
August 6th, 2008 at 9:16 pm
Judul nggak nyambung sama isinya. Cari ikon-ikon yang positif. Misalnya, GAGAL ITU SYARAT SUKSES atau GAGAL YANG MEMBAWA BERKAH atau ANUGERAH DALAM KEGAGALAN, dll. Jadi orang nggak mikirin berat terhadap ‘gagal’ karena jadi syarat ‘sukses’.
Coba liat bahasa2 iklan, semua bombastis. Anda pun harus bikin judul yang oke, menarik, menjual, meskipun nggak bombastis.