kembar sial
meskipun kejadian ini nyata sal alami, saat pulang kantor naik kereta. bolehlah sal tuliskan disini. just ice breaking, biar suntuk hilang sejenak setelah seharian kerja.
duduk dihadapanku (bangku kereta beradep-adepan) seorang teman. badannya pendek, perut gendut. kepala botak pula. hanya saja, sedikit telmi kalau diajak becanda.
“wah, saudara kembarku makin bijak aja setelah menjabat wali kota” kata sal membuka obrolan.
“saudara? gak salah?” sergah temanku.
“iya. Rano Karno, saudara kembar siam aku. cuma beda kumis sama tahi lalat aja. kalau aku tempel noda hitam begini, baru sadar kau kalau aku sama gantengnya dengan saudaraku itu” kataku lagi sambil menempelkan sticker bekas apel di dagu.
“ha…ha.ha.., ada aja kau sal. aku juga kembar sama ari wibowo. bukan cuma gantengnya. macho-nya coy, lihat nih” temanku mengunjukkan iklan ari wibowo dalam rokok minak djinggo.
“yah, kamu ngikut aja. gak punya ide. klo aku sih memang kembar siam sama rano karno, beda nasib doang. kamu tuch kembar SIAL!” teriakku.
ternyata, si “teman” adi gampang aja di jebak dengan topik kembar siam.


July 21st, 2008 at 8:26 pm
waduuhh… beginilah kalau dua orang ganteng ngobrol ngalor ngidul
sekedar saran, paragrap tiga dari bawah kaya’nya akan lebih enak dibaca kalau seperti ini:
… temanku menunjukkan iklan rokok Minak Djinggo yang dibintangi oleh Ari Wibowo.
Gimana?
Ditunggu posting selanjutnya. Shooting sinetronnya sudah selesai kan?
July 27th, 2008 at 3:49 pm
Hahahaha, stiker bekas apel.. nggak kebayang Sal!
Ngomong-ngomong, tanda baca dan huruf besar kecilnya hilang semua ya Sal..
July 30th, 2008 at 3:18 pm
Ha..ha…..lucu juga…he..hee
August 6th, 2008 at 8:59 pm
Nggak oke. Terlalu banyak kebetulan dipaksakan. Komedi tapi jadi nggak lucu.