Pertanyaan Malam
Ketika mendapatkan kenikmatan duniawi,aku merasa bahagia karena memiliki keleluasaan,tenang karena hilang kekhawatiran,
senang karena bisa berfoya-foya.
dan beruntung karena temanku tidak mendapatkan kegembiraan yang sama.
Dan ketika matahari memilih bersinar di tempat lain dan aku lelap dalam tidurku, aku tidak mendengar malam bertanya, apakah kau sudah bersyukur pada Yang Maha Pemberi Nikmat?
Ketika bekerja, aku merasa takut atasanku marah jika aku melalaikan perintahnya, sehingga aku merasa kerja adalah kewajiban yang harus kulakukan meskipun aku lelah dan sakit menderaku.
Dalam agendaku, jadwal kerjaku adalah nomor pertama, yang lain kuurutkan belakangan.
Aku berusaha keras agar pekerjaanku selesai sesuai waktu dan memuaskan.
Dan ketika, aku mematikan inderaku karena letih yang memerasku, malam bertanya, mengapa kau tidak takut Tuhan akan marah karena kau telah menomorduakan-Nya?
Ketika akhirnya mengalami kehilangan, kesulitan dan cobaan,
Aku jengkel karena aku tidak mendapatkan apa yang kuiinginkan.
Aku marah pada orang-orang yang menyebabkan aku menderita.
Aku kecewa karena menjadi orang yang kalah.
Aku menangis karena merasa yang paling
malang sedunia,
Aku takut hidup merana, aku tidak mau tenggelam di nestapa
Aku meminta Tuhan untuk mengembalikan kehidupanku seperti semula.
Namun, Tuhan tidak peduli padaku,
Tuhan tidak memberikan apa yang kuminta.
Aku terpuruk lumpuh dalam putus asa.
Dan ketika tiba di penghujung hariku,
Aku menangis dan bertanya pada malam, mengapa aku tidak didengar?
Namun malam balik bertanya, apakah kau sendiri kemarin mendengarku?
Aku diam.Malam pun diam.


August 21st, 2007 at 10:14 am
Kalau dibaca malem-malem dan lagi sedih… isisnya kenaaa bangett… ini puisi ya?
August 21st, 2007 at 10:46 am
Ketakutan pada hal-hal yang duniawi itu selalu ada ya, seharusnya sih menghilang bila kita selalu mendekatiNya.
August 21st, 2007 at 6:28 pm
Curhat yang enak dibaca, ingat pengalaman awal masa tinggal di Yunani. Culture shock dan nyesel berhenti kerja di Jakarta ikut suami ke negeri yg tdk bersahabat.
Alhamdulillah Tina tinggal di Cairo rame dan masih terdengar suara azan.
August 23rd, 2007 at 9:49 pm
Sorry, baru online lagi.
Iya memang ini curahan hati pas lagi bete banget n merasa tersesat.
Tapi pas “kembali” lagi, hilang deh semua keresahan…